Dow Down Day

Dow Down Day

Telah dapat di duga sebelumnya 'The 10 year Treasury' Amerika menembus 3% dan dampaknya langsung membuat pasar saham “ Pendarahan”. Dow Jones turun 500 point tanpa koreksi yang berarti dan ini pula yang membuat index dollar terhenti sejenak, menunggu reaksi para pelaku pasar yang mulai berspekulasi untuk membeli “ Gold “ saat President Trump dan President Macron dari Prancis bertemu di gedung putih, guna membicarakan masalah Iran, Korea Utara dan Perang Dagang.

Setelah masalah Korea Utara dan Iran yang masuk ranah geopolitik agak mereda, maka masalah perang dagang masih seperti bara yang jika ditiup akan menyalakan Trade War yang berujung pada Krisis Ekonomi dan Krisis Moneter. Bencana ini tentunya tidak hanya terjadi di Amerika dan China, tetapi efeknya akan dirasakan oleh seluruh negara di dunia karena terjadi perlambatan ekonomi secara global. Dalam waktu dekat Meteri Keuangan Amerika, Steven Mnuchin akan ke Tiongkok untuk melakukan negoisasi atas ketegangan perdagangan yang terjadi.

Dari fenomena diatas maka wajar bila tadi malam, US Dollar menguat terbatas, index saham free fall dan harga emas mulai naik terbatas. Ada 2 pair yang terlihat menguat terbatas yaitu Index dollar dan emas, dan ini merupakan suatu efek atas imbal hasil Amerika yang terus naik dan ancaman perang dagang. Kita sudah mengetahui bahwa kenaikan imbal hasil surat hutang tenor 10 tahun Amerika yang mencapai 3% mempunyai efek ganda dalam keuangan Amerika, antara lain :

  • Inflasi naik yang menandakan bahwa suku bunga The Fed akan mendaki dalam tahun 2018 ini , bisa 3- 4 kali di tahun 2018. Dan tentu nya ini baik untuk penguatan US Dollar.
  • Tingginya imbal hasil diatas 3%, tentunya menginformasikan bahwa surat hutang negara Amerika kurang di minati atau terjadi out flow, sehingga imbal hasil naik tinggi. Indikasi ini tentunya dalam range yang sangat tinggi , akan menginformasikan bahwa ada penurunan pertumbuhan ekonomi.

Dari kedua uraian diatas maka pasar saham dapat dipastikan hari yang buruk untuk Dow Jones “ Dow Down “

Poundsterling

Disaat US Dollar mulai menguat, maka sulit untuk mengatakan bahwa ada mata uang yang lebih perkasa disbanding Green back. Semua pair melemah, kecuali GBPUSD yang sempat naik ditengah pelemahan semua pair yang melawan US Dollar. Kenaikan Pounds dikarenakan adanya laporan surplus perdagangan Inggris, walaupun pada akhirnya harus kembali kepada trend awal yaitu “ Down Trend” karena penguatan US Dollar dan Pernyataan dari Mark Carney yang akan menunda kenaikan suku bunga .

Target GBPUSD adalah 1.3937 – 1.3844 dengan resiko diatas 1.4090 an. Resiko bertransaksi dengan analisa fundamental adalah harus meggunakan Money Management dengan benar dan disiplin, karena Arah besar market akan beruba disaat keadaan Fundamental berubah, dan secara automatic, teknikal pasti akan mengikutinya.

gbpusd 25 april.jpg

gbp

Menyerupai

Contagion Risk

Hari ini tanggal 17 Agustus 2018 merupakan hari kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia ke 73…

Populer

Pengarahan pagi untuk 21 Juni

Dua hari terakhir ini berlalu tanpa rilis data utama, namun dengan ketidakpastian politik Inggris yang lebih banyak (pemerintah Inggris masih belum terbentuk), Mark Carney yang sangat dovish dibebani dengan penurunan harga minyak yang signifikan.

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Internal error. Silahkan coba lagi

Buku Forex Pemula

Hal yang sangat penting untuk memulai trading
Masukkan e-mail Anda, dan kami akan mengirimkan buku panduan Forex gratis

Terima kasih!

Kami telah mengirim email tautan khusus ke e-mail Anda.
Klik link untuk mengkonfirmasi alamat Anda dan dapatkan panduan Forex untuk pemula secara gratis.

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera